Selasa, 23 November 2010

Sampai Kapan(2)

Sampai kapan kita bisa tertawa
Sampai kapan kita bisa bercanda
Sampai kapan kita bisa duduk-duduk santai
Menghirup udara pegunungan, menyusuri desir ombak pantai
Mendengar kata berdentingan, menyaksikan cemara menderai

Mungkin sampai waktu sudah lupa, sudah pikun
Lalu kita dihajar tanpa ampun

(21 November 2010)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar